Malam ini saya mendengar Christianto Wibisono (Metro TV, 6 Mei 2010) menginformasikan, kemarin Obligasi Pemerintah RI harus dijual dengan bunga pinjaman 12% p.a., padahal jika mau ambil pinjaman dari IMF, paling bunganya cuma 2,5% p.a.
Mengapa terjadi pemborosan seperti itu? tidak lain karena sentimen NeoLib yang dihembuskan banyak orang. Akibatnya, pemerintah secara politis lebih memilih untuk mengeluarkan Obligasi, sekalipun ongkosnya jauh lebih mahal. Sebenarnya ini sama saja dengan meminjam kepada rentenir.
Oooo … begitu rupanya.
Sudah waktunya mereka yang bersikap “anti-neolib” agar bisa berfikir lebih jernih dan lebih memilih untuk menjadi “anti-rentenir” …
Advertisement