Institut Teknologi Surabaya itu sebenarnya tidak pernah ada …
Kalaupun yang dimaksud adalah ITS Surabaya, maka yang benar:
ITS – Institut Teknologi Sepuluh Nopember, di Surabaya.
Website ITS adalah http://www.its.ac.id

Kesalahkaprahan ini memang sudah berlangsung lama. Bahkan di berbagai publikasi resmi Departemen Pendidikan (dan Kebudayaan, sekarang Nasional) pada sekitar tahun 1980-90an, misalnya pada Buku Panduan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, memang tertulis nama “Institut Teknologi Surabaya” sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya. Konyol memang.
Dulu, Asian Development Bank (ADB) yang memberikan pinjaman dana pembangunan kampus ITS di Sukolilo, Surabaya, juga menuliskan “Surabaya Institute of Technology” pada berbagai dokumen resminya. Dosen-dosen ITS yang belajar pada berbagai perguruan tinggi di luar negeri lebih senang menuliskan nama asal institusi mereka sebagai “Surabaya Institute of Technology” ketimbang “Sepuluh Nopember Institute of Technology”.
Dan bahkan hingga saat ini, pada berbagai publikasi/koran/media nasional masih sering dijumpai kesalahan penulisan dan penyebutan nama panjang kampus ITS.
Ini bisa saja terjadi karena keberadaan dua perguruan tinggi negeri besar lainnya (dan yang lebih populer) yang dianalogikan nama dan singkatannya, yaitu:
ITB – Institut Teknologi Bandung, di Bandung.
IPB – Institut Pertanian Bogor, di Bogor.
Kesalahkaprahan ini memang mulai diperbaiki, misalnya, beberapa waktu yang lalu kampus ITS melakukan perubahan logo ITS yang “sengaja” mencantumkan kepanjangan nama dari ITS.
Tapi rasanya upaya edukasi ini masih perlu upaya keras. Setidaknya, berusaha berdisiplin di dalam lingkungan kampus ITS sendiri untuk konsisten menuliskan “Institut Teknologi Sepuluh Nopember” yang bahasa Inggrisnya “Sepuluh Nopember Institute of Technology”. Bukan malah membuat tambahan kebingungan seperti pemuatan artikel bertajuk “Surabaya Institute of Technology” yang dimuat di www.its.ac.id
June 1, 2011 at 8:20 pm
[...] Institut Teknologi Surabaya, salah kaprah sebuah nama … [...]