Mencoba Menjadi Lancerian …

May 2, 2009

PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Agen Tunggal Kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) berhasil memenangkan 2 (dua) penghargaan bergengsi di ARCA (Autocar Reader’s Choice Award) 2009, dengan terpilihnya Mitsubishi Lancer Evolution sebagai Favorit Sport Saloon dan Mitsubishi Strada Triton sebagai Favorit Double Cabin. Penghargaan ini merupakan bukti akan kualitas dan kehandalan kendaraan Mitsubishi.

2009-mitsubishi-lancer-evo

Penghargaan untuk Lancer Evolution secara simbolis diserahkan oleh Irmawan Poedjoadi, Pemimpin Redaksi AUTOCAR kepada Fumio Kuwayama, Presiden Direktur KTB. Sedangkan penghargaan untuk Strada Triton diserahkan oleh Octo Budhiarto, Wakil Pemimpin Redaksi AUTOCAR kepada Rizwan Alamsjah, Direktur Marketing KTB.

Mitsubishi Lancer Evolution dirilis oleh KTB pada bulan Juli 2008. Lancer Evolution merupakan sedan performa tinggi dengan teknologi termutakhir dari Mitsubishi Motors, yang tetap memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Kendaraan ini dilengkapi dengan mesin 2.0L 16 Valve DOHC MIVEC dan transmisi Twin Clutch Super Shift Transmission (TC-SST) yang powerful dan efisien serta S-AWC (Super All Wheel Control) sistem yang bekerja dengan cerdas mengatur gerak setiap roda secara khusus dalam kondisi apapun. Lancer Evolution merupakan mobil dengan kualitas terbaik yang sudah populer dan mendominasi diajang reli, baik nasional maupun internasional. Kecepatan dan ketangguhan Lancer Evolution pun telah terbukti dengan diraihnya berbagai kemenangan diajang reli.

Tak mampu membeli Mitsubishi Lancer Evo 2.0L, cukuplah saya mencoba Mitsubishi Lancer GLXi 2002 (model Evolution V) … :-D

Lancer

Ternyata konsumsi bahan bakar Lancer GLXi ini lumayan irit. Di jalan tol sekitaran Jakarta, bisa dapat >13 Km untuk satu liter bensin, sementara di jalanan kota masih bisa dapat >10 Km per liter premium. Ketika saya bawa tour Jakarta-Bandung-Cirebon-Semarang dan kembali lagi ke Jakarta dengan menempuh jarak 1115 Km, konsumsi premiumnya sejumlah total 79,47 liter, atau rata-rata mengkonsumsi 1 liter premium untuk jarak 14 Km. Rupanya trade-mark Lancer sebagai mobil cepat tidak berarti identik dengan konsumsi bahan bakar yang boros … :-)

Lancer_GLXi

Masalah kecil muncul; saat saya amati, ketika AC mobil dinyalakan maksimal, selalu muncul embun di sisi luar kaca depan mobil Lancer ini. Sejalan dengan berlalunya waktu, saya dapati bagian bawah karet karpet ternyata basah. Sempat curiga apakah ada air masuk ketika melewati genangan banjir beberapa waktu lalu. Tapi rasanya tidak. Ketika coba buka lapisan karpet tambahan, ternyata di bagian bawahnya juga basah. Jadilah perlu bongkar lepas karpet dasar mobil, dan memang basah. Logika saya bilang, ini adalah embun sebagai akibat AC yang dipasang maksimal, seperti embun yang muncul di kaca depan bagian luar. Pantesan selama ini di dalam mobil selalu tercium bau apek.

Sejak itu, saya hanya memasang pengatur temperatur AC pada level 1-3 dari maksimal 16. Sekedar cukup membuat sejuk, dan menghindari munculnya embun di kaca depan maupun di lapisan karpet. Heran juga saya kok bisa seperti itu; soalnya kebiasaan menggunakan mobil saya sebelumnya, temperatur AC selalu saya set maksimal, dan tidak pernah muncul fenomena embun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: